Untuk Kekasihnya


Tak terasa sekian tahun berlalu tanpa hadirmu dan tak terasa pula hati ini semakin terbiasa sendiri, hampir setiap malam aku membayangkan wajahmu dan detik itupun selalu kupinta kepada tuhan untuk kau kembali kedalam dekapanku.
Sesungguhnya hati ini meronta namun ruang dan waktu dalam sendu ini memaksaku untuk tetap hanya berdoa dan memandangimu dari kejauhan, semakin kau kupandang namun tak kupegang jemarimu semakin terkuliti rasanya hati ini.
Bodohnya aku yang dulu meninggalkanmu untuk sosok lain yang ternyata hanya euforia semata, kusesali semua, kuingin engkau kembali, kuingin engkau yang kucintai sampai kuingin engkau yang terakhir menemaniku menghela nafas terakhir didunia ini.
Jika aku tak pantas bersanding denganmu, jika aku tak baik untukmu dan jika aku bukan jodohmu, percayalah sampai detik ini hanya engkau kekasih yang kucintai, Jika terlalu berharapku untuk memilikimu kembali seumur hidupku, satu pintaku biarkan aku tetap mencintaimu seumur hidupku.

Tinggalkan Komentar Anda

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s