Rahasia hati


kau membuat aku menunggu;
atau?
akulah yang tak mengerti, inginmu
bicaralah, atau tanyalah padaku?
mari kita selami sedalam palung hati

hingga memutih kapur rambutku pun
apa tetap seperti ini, kamu
apa yang sebenar kita ingin saling arti, rasa ?
apa yang sesungguh kita rasa, takutkah ?
bila nanti makin meraja sukma, cinta ?

ah, kurasa beda
sedikit, mungkin mulai kupahami
ini tak mudah untuk diterjemahkan hati
apa lagi kata….

6 thoughts on “Rahasia hati

  1. sesungguhnya…bukan karena kegoisan masing²,,namun bagaimana aku mengerti arah jalan menuju keseimbangan kita..juga sebaliknya,

    bukan hanya dan merasa aku atau kamu sudah mengerti juga ingin di mengerti.

  2. Kembaliaku harus mengakui bahwa kau telah menyempurnakan pencarianku dalam belantarahati tentang arti kesetiaan. Tidak terpungkiri kau adalah manifestasi keindahanilahi yang terpancarkan dan sinarnya telah merasuk kedalam sum-sum jiwaku. Kau adalahkeabadian bagi gemuruhnya hati. Kau adalah kesempurnaan titipan dari-Nya.

    Akumencintaimu dari terbit fajar hingga tak pernah tenggelam. Kau adalah suluhyang menerangi sumpah fajarku untuk selalu ada disetiap pagi dan pergi saatmalam akan menjelang untuk tak akan ku khianati cinta dan sayangmu.

    Dipuncakkesempurnaan cinta itu aku harus mencintai dia, sosok lain dari dirimu, hati laindari cintamu, karena getar ini tak akan terelak kalau aku teramat mencintainya.Aku tak sanggup menampung kesempurnaan cinta yang kau berikan, kesungguhan sayangyang teramat suci. Bahkan aku tak bisa berkata dengan lidah, tak bisa menjamahdengan tangan untuk melukiskan cinta dan sayangmu padaku. Karena itu biarkanaku mencintai dia, agar kau memang tak ada tandingannya, agar aku menemukantempat aku bisa melihat dan mersakan kekuranganku, aku dapat melerai setakupasa yang selama ini hanya untukmu, agar aku tidak egois hanya kerena dengancintamu.

    Aku ingindia ada diantara kita, sebagai sandaran kelebihanku dimatamu. Sebagai penunjukarah untuk aku melangkah, untuk aku berbuat salah. Karena dengan cintamu,bagimu aku teramat sempurnah. Biarkan aku mencintai dia agar aku tak menjadisempurnah, karena aku hanya manusia yang juga merasakan kesalahan.

    Aku tidakakan menghianatimu, tapi aku mencintainya demi keseimbangan dari pamrih cintauntukmu.

Tinggalkan Komentar Anda

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s