Sajak Embun


puisi ini aku curi dari mentari, pagi tadi
aku bacakan pada embun yang murung
menghibur bersama rerumput ilalang
selesainya,
aku titipkan puisi ini
pada mentari mengilat mendung
agar besok pagi dapat aku bacakan
pada embun yang mungkin sudah tersenyum

jepara, 04 juli 2009

dilarang copy paste bung...!!!

4 thoughts on “Sajak Embun

  1. Mentari pagi mulai terlihat…..
    Suara burung riuh merdu saling bersautan…..
    Burung2 terbang kesana kemari…..dan aku hanya termenung memikirkan seorang gadis…….yg blum tentu memikir kan aku juga……cinta,apakah ini cinta bayangan gadis itu slalu melekat dalam benak ku…….

  2. mentari pagi memberikan harapan…
    atas apa yg akan terjadi…
    karena nanti akan menjadi misteri…
    dan tadi hanyalah sedikit aliran mistis elektron pada syaraf2 otak
    waktu adalah waktu
    dan mentari adalah mentari
    tapi mreka adalah saling menyertai

Tinggalkan Komentar Anda

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s