Kuingin


Telah tiba satu malam yang telah lama terdiam dalam kebisuan hati
Malam ketika tak kuingin ada tirai yang terselubung… Membalut…Menutupi
Tak ada lagi rantai yang mengikat…Menjerat… Menghalangi
Dan tak ada lagi jeruji yang mengurung…Memenjara hati

Malam ini…
Kuingin kita menelanjangi hati kita masing-masing
Hingga tak berbusana kebohongan ataupun pengingkaran nurani
Lantas hati kita bicara saling ungkap arti kejujuran
Bercakap lirih tentang hakikat kebenaran hati

Malam ini..
Kuingin kita membuka pintu hati kita masing-masing
Pintu yang sejak lama terkunci rapat oleh rahasia hati
Tersembunyi dalam langkah dan tutur kata
Dan hilang sepanjang diam membatu dalam kehendak

Malam ini…
Kuingin kita membiarkan kemana jiwa kita kan mengalir
Di lembah teduh mendamaikan dalam keabadian
Membebaskan jiwa kita lepas terbang melayang
Di kaki langit berawan berarak arakan berkejaran

Malam ini …
Kuingin kita merebahkan tubuh bersandar dalam kesadaran
Memendam dan mengubur egonya rasa hati
Dan menayakan kebenaran akal budi dan nurani
Agar terhapuslah prasangka yang sering kali mengoyak keyakinan

Malam ini..
Kuingin tak ada lagi mimpi yang membuai semu
Membayang tersamar hilang saat sadar kita terjaga
Hingga semua menjadi jelas tergambar dalam kanvas sesungguhnya;
Dalam kenyataan sebenarnya

Dan …
Malam ini…
Biarkanlah jiwa kita tetap terbekukan dingin
Saling menatap dalam pandang kosong mata kita

08 mei 2008, semarang

**********************

Puisi ini sebenarnya sudah lama ingin aku berikan dan aku bacakan buwat kamu ….
agar semua menjadi jelas dengan kejujuran nurani, tapi inilah salahku yang tak lekas menjadikan itu jelas. dan tetap aku biarkan itu menjadi duri dalam diriku, mungkin juga dirimu…..

maaf kuucap sedalam hatiku; untukmu. atas semua kesalahanku ini, kesalahan yang telah membiarkan waktu semakin membunuh kita….

setelah semua ini nanti menjadi jelas;
kuingin kaki kaki kita tetap terbiasakan oleh waktu sebagaimana dulu kita telah dibiasakan oleh waktu
dan tak kuharap apapun kecuali nanti kita bisa saling mengerti dan memahami…..

************************

dilarang copy paste bung...!!!

5 thoughts on “Kuingin

  1. Terima kasih atas niatan dan pengertianmu..
    Maaf jika kau merasa terdesak..

    Apapun..
    berjuta kata yang kan terucap nanti..
    “… kuingin kaki kaki kita tetap terbiasakan oleh waktu sebagaimana dulu kita telah dibiasakan oleh waktu
    dan kuharap kita bisa saling mengerti dan memahami …”

    yaps…
    aku ingin semua ini menjadi jelas diantara kita …

  2. Manusia tempatnya salah dan lupa..
    Jangan menyalahkan diri sendiri..
    Akupun salah..
    Tapi dibalik kesalahan akan ada kebenaran yg hakiki..

    makasih atas pengertianya…

  3. Puisinya bagus

    kalo boleh kasih saran, mending dibukukan aja. terus diterbitin. aku sing tuku pertama wis:)

    udah ada rencana bos buat bukuin…
    tunggu waktu ja..hehehe

  4. Ough… menyentuh banget…😉
    Siapakah dia yang telah merasuki hatimu????

    sesierang yang aku sayangi …hehehe

  5. nice note … keep writing ya !!
    lukisan kata terkadang jauh lebih indah dari nyata sebenarnya …

    yups…
    menulis untuk sepanjan waktu….

Tinggalkan Komentar Anda

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s