Rinduku


Rinduku kadang senyap sepi dalam bayang
Meremasku hangat kurasakan dekap
Isyaratku sampaikan lirih suara malam
Layangkan satu surat hati bersama hening
Apakah ada disana kerinduan juga membara bagai api
Layaknya dua sisi berlainan menyatu jiwa
Mungkin dalam mimpi semata kan hapuskan kerinduan
Dibalik pertemuan semu namun indah abadi

dilarang copy paste bung...!!!

2 thoughts on “Rinduku

  1. aduh jhonnn kyak na romantis bnget sich???
    andai aku bisa merasakan seperti itu aku pun mau
    sudah terlau banyak hati aku tlah tersakiti
    waktu demi waktu
    sampai aku tak kuat menahanya
    andai aku bisa ku ungkapkan…

    halah romantis apane….”rokok mangan gratis” ..hehehe
    brooo…sakitmu bukan ahir cintamu…
    sakitmu adalah vitamin cintamu…
    lho kok kayak orang sakit yang butuh vitamin…
    heheheh

  2. ass. da baa kaba kini ?lai sehat?
    rancak ma puisinyo…..
    dima bali tu…..
    titip wak ciek…
    di pasa lereng lo di bali ndak…..?
    jan sakik kuniang lo di bueknyo…
    salam dari urang awak
    ass ambo pai lai yo…

Tinggalkan Komentar Anda

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s