Silam tenggelam


Selalu kumelihat derita jera ketika langit tak hirau

Saat mentari membopong anak bngsurnya

Sehingga binatang menoleh kegirangan

Meneruskan tertawa pada

Dan aku masih tertegun diam menahan derita silam

Waktu bayi lahir menangis dari rahim ibunda

Melihatnya miskin meminta minta makan siang

Gerangan melihat diriku sendiri reda

Seketika keringatku menjadi manis gula

Hausku tersiram rasa terima sabar

Dan aku tahu mungkin ada jika menjalaninya

dilarang copy paste bung...!!!

Tinggalkan Komentar Anda

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s