Kapan nich punya pacar … ?? kapan dong kamu kenalin pacarmu pada aku…??eh aku mau lihat donk pacaar kamu…??Begitulah meraka sering bertanya Tanya padaku tentang pacar, yach siapa lagi kalau bukan teman-temanku.sampai – sampai ada satu temanku yang ribet carikan aku kenalan, yach istilahnya nyomblangin gitu lah, ada juga yang memang sengaja mempromosikan aku pada cewek…..hmm tapi aku bilang aja ma mereka belum tertarik tuh tuk cari pacar, sepontan mereka marah-marah sama aku .”kamu itu dicarikan pacar malah bilang belum tertarik, aku tuh dah susah – susah memperjuangkan kamu, eh kamu Cuma bilang belum tertarik”.Yach terus aku bilang aja lagi .”Mana ada orang buang pacar kok sampai aku dicarikan”.
Ada juga sich yang ngledekin, tuh teman-teman yang sering gurau.Kata mereka “yach inilah sang pujangga yang menduda sekian lama karena ditinggal kawin lari”, ada juga yang bilang “kalu kamu ngerayu cewek pake puisi kamu dan ga’ mempan kasih aja baygon semprot biar tambah klepek-klepek”, dan masih banyka lagi ledekan-ledekan dari teman-teman.
Santai aja lagi…dunia ini tak akan kiamat karena aku belum punya pacar…iya ga’??????kadang aku berfikir kenapa yach aku kok seakan ga’ peduli pada diri sendiri untuk mencoba mencari kekasih hati, khan enak kalu punya pacaar,ada yang memperhatikan, ada yang menyayangi.Terus kalau belum makan ditanya “Sayang udah makan belum”, bahkan belum mandi pun pasti ditanyain “Sayang belum mandi khan …???gih mandi dulu…”.Dipikir-pikir sich enak juga punya pacar, apa lagi pas kelaparan karena kehabisan uang, pasti dijamin debri makan sama pacar.Emang ayam dikasih makan..wakakakak
Tapi aku juga bingung mengapa aku belum juga ingin punya pacar, mengapa akau doyan banget sama menjomblo, padahal teman-temanku pada alergi ma jomblo.bila ditanya hal yang sejujurnya mengapa aku doyan banget menjomblo, sebenarnya aku udah letih dengan apa itu yang dinamakan cinta, udah terlalu lama penderitaan penantian melemahkan masa silamku.Saat itu, saat aku benar-benar mengagung agungkan cinta, saat aku mengatas namakan penderitaan dengan sebuah keindahan, saat aku selalu seetia mencintai walau aku sadar derita menghujam perjalanan hidupku, justru semua harap dan inginku hanya ada dalam angan dan hayalan.Tak jarang saat itu tetes air mata mengiring sunyi malam dan redup senja.Hingga ahirnya aku putuskan untuk menduda selama aku mampu menjalani hidup tanpa cinta……….!!!!! Lha…..Hayoooo ahirnya ketahuan juga mengapa kamu katagihan jomblo, ahirnya kamu ngaku juga…..
Banyak suka dan duka yang aku alami selama menjomblo, selama aku tak memperhatikan lagi apa itu cinta, selama sekian lama aku vacum mencari cinta.Ada enaknya ada juga sedihnya, tapi banyak sedihnya sich …hahahahaha….!!!!! Apalagi kalau ada temanku sedang bermesraan dihadapanku, wuih sekan akan bumi bergoncang di hadapanku, yach aku tinggal aja mereka berdua atau kalau ga’ gitu aku sibuk aja dengan diriku sendiri….kalau enaknya ?????apa ya???? Ga’ banyak pikiran kali, lebih leluasa mengekspresikan diri, terus yang pasti ga’ ada yang cemburu kalau aku goda cewek …wakakakak
Oh ya ,suatu ketika aku pernah ditanya sama sahabat karibku “Mengapa engkau rela mengorbankan dirimu untuk menanti sekian lama orang yang kamu cintai, sesepesial apa sich dia, dan seperti apa sich dia hingga kau begitu mencintainya???”.Lantas aku jawab aja ” mending kamu ketemu langsung sama dia dan akan kamu tahu mengapa aku begitu mencintainya???”….tapi itu masa lalu, kenangan imajinasiku dan hanya ada dalam hayalku, jadi lupakan sajalah…hehehehe
Eh Berapa lama yach aku harus terus ketagihan jomblo????yang pasti tidak selamanya ….bisa-bisa aku dibilang ga’ normal.Dan yang pasti setiap orang butuh kasih sayang dari pujaan hati yang dicinta.iya khan???
Aku yakin suatu ketika nanti aku pasti akan menemukan seorang yang benar-benar mencintaiku dengan ketulusan dan keihlasan, setia sekarang juga nanti, sebagaimana aku akan mencintainya dengan penuh ketulusan dan keihlasan.hanya tuhan yang tahu ……..!!!!!
Pesan terahirku ….
“jangan memilih untuk menjomblo bisa bisa nanti kamu katagihan jomblo kayak aku “
wakakakakakakakakakakakak
