Penanti

Menanti itu menjemukan
Apalagi selama waktu itu tetap mengosongkan, hampa
Butuh kesabaran untuk mampu bertahan
Menjaga, serta setia pada cinta

Membosankan kadang itulah belenggu siksanya
Meski kuat pasti keyakinan menegak hati
Sesedikit juga peluh memaksa keluh seluruh
Tapi, inilah jalan kehendak rasa agar kudapat
Kelak kumiliki cinta pada waktunya indah

Dan,
Akan tetap aku menjaga
Aku setia
Aku akan tetap menantimu

jepara, juni 2009

Satu Tanggapan ke “Penanti”

  1. noego08 Berkata:

    good.. kunjungi balik yah..

Tinggalkan Balasan