Sajak Embun

puisi ini aku curi dari mentari, pagi tadi
aku bacakan pada embun yang murung
menghibur bersama rerumput ilalang
selesainya,
aku titipkan puisi ini
pada mentari mengilat mendung
agar besok pagi dapat aku bacakan
pada embun yang mungkin sudah tersenyum

jepara, 04 juli 2009

Satu Tanggapan ke “Sajak Embun”

  1. Hady Berkata:

    Mentari pagi mulai terlihat…..
    Suara burung riuh merdu saling bersautan…..
    Burung2 terbang kesana kemari…..dan aku hanya termenung memikirkan seorang gadis…….yg blum tentu memikir kan aku juga……cinta,apakah ini cinta bayangan gadis itu slalu melekat dalam benak ku…….

Tinggalkan Balasan