untuk seseorang

Agustus 26, 2008

** ini ku persembahkan untuk seorang yang tak aku sadar mampu membuat aku utuh kembali, yang mampu membuat aku merasa terlahir kembali, untuk bisa peduli, mengerti dan memahami…
segala yang ada padanya , segala yang ia punya …
walau mesti itu aku hanya bisa aku miliki dalam lelap tidurku…
walau mesti aku harus berserah pada mimpi sepanjang malamku….
walau aku mesti rela dan ihlas untuk merasakan cinta hanya dengan hayalku…
aku akan coba peduli, mengerti, memahami dan menyayangi…
semoga seorang yang tak aku sadar telah menjadi bagian dari diriku akan mampu merasa cinta yang sebenarnya,memiliki cinta yang sesungguhnya, cinta suci dari ihlas nurani…
walau aku harus berserah pada mimipi…
walau aku harus melangkah kembali dalam perjalanan sunyiku…
aku akan mencoba tetap peduli, mengerti dan memahami…..
untukmu dan karenamu….
semoga aku mampu …**

_______________________________________________________________________________________

tengah malam ketika pucat bulan
ketika keresahan terus menyapa dari dasar lorong jembatan jiwa
malam saat engkau selalu ada mengusap peluh keruh seluruh
menemani di setiap sepi dan sunyi yang menahan mimpiku
hampir setiap malam yang tuli dan dungu itu

diam-diam mengintip dari balik bilik tirai rasa yang telah kusam
hadirmu tak kusangka membuka pintu hati
bersinggah tahta dalam altar tertinggi jiwa
pijarkan satu cahaya di setiap sudut ruang kosong
menerangi temaram senyap sepiku

mungkin aku telah tertawan cinta
ataukah memang dia adalah keindahan yang kurindukan selama ini
atau dia adalah kerinduan itu sendiri yang memberi kedamaian
yang aku rasa dialah yang sekarang ini mengisi kosongnya hati
dialah yang sekarang ini menjadi peri di hati

telah aku tanyakan pada embun berkabut di puncak sindoro kala itu
dengan letak pijak kaki di bibir kawah yang tertelan kabut putih
telah kutinggal pesan pula pada edelweis untuknya…. tentang keabadian cinta
juga ku goreskan tanah berkapur merah pada bebatuan yang terengkuh ilalang
ku tulis dengan jelas “engkau telah membuatku merasa kembali utuh”

seperti senja yang tak ingin berpisah meninggalkan langit bercakrawala
begitupun aku yang tak kan bisa membiarkan ia tanpa peduli
sebagaimana senandung fajar yang selalu ada untuk embun pagi
begitupun aku yang ingin selalu ada untuk dia

walau mungkin aku tak cukup sempurna untuk dia miliki
karena aku ini hanyalah serpih pecahan kehidupan yang ingin aku maknai
walau mungkin aku tak cukup indah untuk menghiasi hatinya
karena aku ini hanyalah dedaunan kering yang berguguran terhempas waktu

namun…..
aku akan mencoba untuk selalu peduli
aku akan mencoba mengerti dan memahami
aku akan mencoba untuk selalu menyayangi
untuknya… karenanya
semoga aku mampu….

________________________________________________________________________________________

** ada dalam setiap harapku semoga dia tumbuh dewasa… menjadi gadis yang bijaksana dalam setiap masalah dalam kehidupan … semoga dia menjadi gadis yang mempunyai kebesaran hati….
semoga dia tetap menjadi yang indah dalam diri dan hatiku **

________________________________________________________________________________________

dilarang copy paste bung...!!!


Jika kau

Agustus 20, 2008

Jika kau percaya dusta itu cinta
Maka, cinta itu akan penuh dengan dusta
Kau benar…

Jika kau kira bahwa kepalsuan adalah cinta
Maka, cinta tak lebih dari sebuah kepalsuan
Kau benar…

Jika kau anggap kebohongan bagian dari cinta
Maka, cinta terbagi atas kebohongan-kebohongan belaka
kau benar…

Jika kau rasa tetes air mata adalah luka karena cinta
Maka, karena cinta diri akan terluka meneteskan air mata
Kau benar…

Jika kau sangka derita itu pengorbanan cinta
maka, cinta itu akan penuh dengan pengorbanan dan derita
kau benar….

Yang salah…
Jika kau katakan padaku “jangan kau cintai aku”
Maka, aku tak akan punya arti dan makna lagi tanpa cintamu

Bangsri, 13 juli 2008, jepara

dilarang copy paste bung...!!!


Cerita kupu-kupu

Agustus 13, 2008

Kupu-kupu liar hinggap di ranting kelopakku
Mencumbu bungaku, mencuri maduku
lalu pergi…

Kemudian datang kupu-kupu hitam putih
Hanya singgah, bermain dengan bungaku
lalu pergi …

Lalu kupu-kupu kecil berbondong-bondong
Kelihatanya sedang menikmati aroma bungaku
Namun tidak mencicipi, hanya menciumi
lalu pergi…

Tapi..??
Dimanakah kupu-kupu yang kutunggu
Sejak pagi tadi, hingga sore ini…
Yang biasanya singgahi setiap hari, tapi tak datang hari ini

Mungkin malam nanti, ketika kupu-kupu lain terlelap
Dia akan datang mencumbui bunga hatiku

Pendrikan kidul,06 juni 08,semarang

dilarang copy paste bung...!!!


Tanyaku

Agustus 13, 2008

Aku bertanya pada dinding tuli
Tentang aku??
Mengapakah aku??
Hanya tersisa reruntuhan hati mati

Aku mengadu pada batu bisu
Tentang aku??
Apakah aku??
Hanya setumpuk kepingan jiwa pecah

Aku berkisah pada merpati bercumbu
Tentang aku??
Bagaimanakah aku??
Hanya tubuh terpasung pasrah oleh cemburu

Aku bercerita pada mentari beranjak senja pergi
Tentang aku??
Inikah aku??
Hanya jeritan berderai tangisan terdengar sembilu sendu

Lalu..
Mengapakah aku??
Apakah aku??
Bagaimanakah aku??
Inikah aku??
Hanya tanyaku yang terus bertanya pada “aku” yang bertanya

Bangsri, 11 juli 2008, jepara

dilarang copy paste bung...!!!


Kuingin

Agustus 1, 2008

Telah tiba satu malam yang telah lama terdiam dalam kebisuan hati
Malam ketika tak kuingin ada tirai yang terselubung… Membalut…Menutupi
Tak ada lagi rantai yang mengikat…Menjerat… Menghalangi
Dan tak ada lagi jeruji yang mengurung…Memenjara hati

Malam ini…
Kuingin kita menelanjangi hati kita masing-masing
Hingga tak berbusana kebohongan ataupun pengingkaran nurani
Lantas hati kita bicara saling ungkap arti kejujuran
Bercakap lirih tentang hakikat kebenaran hati

Malam ini..
Kuingin kita membuka pintu hati kita masing-masing
Pintu yang sejak lama terkunci rapat oleh rahasia hati
Tersembunyi dalam langkah dan tutur kata
Dan hilang sepanjang diam membatu dalam kehendak

Malam ini…
Kuingin kita membiarkan kemana jiwa kita kan mengalir
Di lembah teduh mendamaikan dalam keabadian
Membebaskan jiwa kita lepas terbang melayang
Di kaki langit berawan berarak arakan berkejaran

Malam ini …
Kuingin kita merebahkan tubuh bersandar dalam kesadaran
Memendam dan mengubur egonya rasa hati
Dan menayakan kebenaran akal budi dan nurani
Agar terhapuslah prasangka yang sering kali mengoyak keyakinan

Malam ini..
Kuingin tak ada lagi mimpi yang membuai semu
Membayang tersamar hilang saat sadar kita terjaga
Hingga semua menjadi jelas tergambar dalam kanvas sesungguhnya;
Dalam kenyataan sebenarnya

Dan …
Malam ini…
Biarkanlah jiwa kita tetap terbekukan dingin
Saling menatap dalam pandang kosong mata kita

08 mei 2008, semarang

**********************

Puisi ini sebenarnya sudah lama ingin aku berikan dan aku bacakan buwat kamu ….
agar semua menjadi jelas dengan kejujuran nurani, tapi inilah salahku yang tak lekas menjadikan itu jelas. dan tetap aku biarkan itu menjadi duri dalam diriku, mungkin juga dirimu…..

maaf kuucap sedalam hatiku; untukmu. atas semua kesalahanku ini, kesalahan yang telah membiarkan waktu semakin membunuh kita….

setelah semua ini nanti menjadi jelas;
kuingin kaki kaki kita tetap terbiasakan oleh waktu sebagaimana dulu kita telah dibiasakan oleh waktu
dan tak kuharap apapun kecuali nanti kita bisa saling mengerti dan memahami…..

************************

dilarang copy paste bung...!!!