Jera…Cemburu Buta

Mei 19, 2008

masih kukata jera dibuat aku ternyata tak berdaya
ceria kelihatanya pada kenyataanya muram durjana
terjerat linglang liglung bingung mendayung
sepertinya mata memerah legam hitam dibaris gerutanya
dipelipis bola mata membidik di balik kepala

jera…
diamku bisu kata orang kenapa…????
ramai,sebenarnya bercakap canda hatiku bicara
tapi tak tahu…???bagaimana aku ini, serba tuna kusandang gelar
tuna wicara, tuna rungu, serta tuna netra….

aduhai…
nak, kau jangan terlampau asyik bergoyang bersama
badai pantai hampir mengunyah perahu layarmu…
tegarkan kau tegak berkumandang berani,nak
berkelakar kokohnya jiwamu pondasi akalmu

sayup bisik kata tak jelas itu,
membuaiku diirama canda gaduh terbahak ricuh
ach..aku terlalu mengada saja,
bukanya itu sering aku baca gerak lisan bingkisan nurani

jera…
apapun itu hanya igauanku semata atau bingkisan nuraniku, aku jera…
telah tertawan senyum semanis candu tubuhku,
telah terjajah diperkosa perasaan tak sungguhpun jelas itu
aku jera…
keprawanan cintaku dirampas ternoda oleh cemburu buta…

dilarang copy paste bung...!!!


Artinya ” Ini adalah HIDUP “

Mei 19, 2008

Semestinya aku semakin tegar…
Dengan susah hidup yang di kadokan padaku
Dengan lapar yang menyusutkan hampir seluruh semangatku
Dan miskin yang menyuguhkan dua pilihan untukku
Bertahan atau berjuang…???

Semestinya akupun harus rela dan ihlas
Melepas ketidak setujuanku pada catatan takdir
Catatan yang ditulis oleh tangan tuhan
Yang disimpan dalam kitab-kitab malaikat

Dan sepertinya aku harus benar-benar membuka mata
Kalau ini bukan mimpi tapi realita hidup
Aku harus berani melewati sesukar apapun hidup yang kupunya
Sesulit apapun impian yang ingin aku raih

Burung pipit pun tahu kalau dia harus tetap bisa hidup
Sekalipun harus mematuki sisa padi di lumbung sang petani
Mau tak mau,hidup ini ada untuk dihidupkan
Karena aku hidup bernafas,maka kan kuhidupkan nafasku

Dan sadar ataupun tidak, aku bukanlah bocah yang dilahirkan berbalut sutra
Tak boleh aku iri dengan mereka yang mempunyai segala
Seenak sesuka hati mendapatkan apa yang diinginkan
Hanya bermodalkan beberapa kata “ ayah aku ingin ini ” …” Ibu aku ingin itu ”

Sudah saatnya aku berani berdiri tegak pada kehidupanku
Dan bukan saatnya lagi aku merengek pada susah kehidupanku
Sudah saatnya aku pilih jalan “ Berjuang ” bukan “ Bertahan ”
Karena ini artinya adalah “ HIDUP “

dilarang copy paste bung...!!!


Kataku ” Aku dibuat gila oleh CINTA “

Mei 19, 2008

Seharusnya aku sadar tak semestinya aku mengharap terlalu berlebihan pada cinta, namun bagaimana mampu bila ruh cinta sudah semakin menjadi ruhku sendiri, yang memberi nafas hidupku, yang membuat hari-hari seakan penuh impian. Seandainya pun cinta itu telah tak hirau dan berpaling tak peduli, demi keindahan sebuah penderitaan hati ini, aku tak kan mampu tuk melepas apalagi memisahkan diri darinya. Bagaimanapun juga cinta ini sudah menjadi bagian dari nyawa dalam raga, sangat berarti, lebih berarti dari pada segala yang ada.

Bagi siapapun yang pernah tersentuh oleh kelembutan cinta, maka tak ada yang lebih berharga dari hidupnya kecuali cinta yang telah menyentuhnya. walau pada ahirnya cinta tersebut terlalu sakit bila dirasa dalam hari-hari penuh harapan kosong, hari-hari yang penuh ketidakpastian. Lantas jiwa akan senantiasa menunggu ketika mentari menyapa hingga senja melambai di ujung cakrawala. Menunggu dan menanti cinta agar mau peduli lagi.

Apa ini disebut sebuah kegilaan atau kebodohan dalam cinta??
Atau justru ini adalah kegilaan yang ada padaku??

Ach… Aku tak peduli itu..!!!! kalaupun aku harus hidup seribu tahun lagi ?? Cinta ini pun tak mungkin pudar dan tetap singgah abadi di istana hatiku. Karena keyakinanku semakin menguatkan cinta yang amat sakit untuk kurasa selama itu. Dan selama belum ada penawar bagi jiwaku yang tertawan ini, maka cinta ini akan tetap menjadi racun mematikan namun tidak membuatku mati, hanya menyiksa dan meremukkan relung berkeping-keping.

Kadang kufikir dunia ini dipenuhi hal-hal yang terbalik, tak berfakta yang sebenarnya. Seperti halnya otakku yang sekarang terbalik ada di dengkulku. Bagaimana tidak??? Aku yang seharusnya tahu bahwa cinta ini adalah pedang bermata tajam, yang dapat menyayatku lembut seperti irisan daging cincang. Harusnya aku tahu bahwa cinta ini adalah kobar api merah, yang dapat menghanguskan aku jadi arang terbuang.

Tapi mengapa ??
Entah mengapa ??

Masih saja kehendakku ingin memiliki cinta ini. Bahkan tak rela jika cinta ini harus dimiliki diri lain selainku. Atau bahkan cinta ini harus diperjual belikan bagai barang dagangan. Ditawar dengan sejumlah bingkisan kado berlian.

Sungguhpun aku tak rela..???
Jika cintaku ditawar dan diperdagangkan..!!!

Dalam ketidak relaanku, akan aku biarkan cinta ini tetap menyanyikan senandung melodi deritaku. Hingga ahirnya nanti keajaiban datang akan mengubah cinta bagai pancuran air terjun yang menyejukkan, atau bahkan selamanya akan tetap menjadi pedang tajam atau kobar api yang dapat menjadikan aku ibarat abu arang tak berbentuk itu .

Aku tak tahu …??
Tak pernah kutahu itu…??

Yang kutahu…?? “ Ini tak berlogika “ . Iya, karena cinta selalu tak logis di kepala . Yang kutahu …?? “ Ini adalah kegilaan ” . Iya, karena cinta telah membuatku gila. Oleh karena aku gila aku berani mencinta .Dan aku memang telah benar-benar gila .

dilarang copy paste bung...!!!


Ini gelapku, Itu terangmu

Mei 19, 2008

( I )

Bukankah engkau tahu??
Aku api…!!
Aku bara..!!

Jangan nyalakan aku jika terang bercahaya
Karena kau tak perlu
Karena kau tak peduli
Karena aku lebih suka gelapku
Dari pada terangmu

( II )

Apa artimu punya gelap
Kau mendesah keluh
Saat matamu tak bisa membaca ruang
Saaat telingamu tuli dan dungu suara
Saat tanganmu tak berupa, tak meraba
Dalam gelap..!!!

Apa maknamu punya terang
Kau seenak hati menjejak kaki tak syukuri
Lupakan ada bertahta tuan disana
Ucapmu “ aku punya segala ” kulakukan yang kumau
Ingatlah kau lahir tak punya apa-apa
Pun juga tiadamu nanti

( III )

Angkuhmu benci pada gelapku
Sorakmu bicara memuja terangmu
Lalu apa..??
Apa maumu..??

Toh nanti juga kau akan tinggal bersama gelapku
Di liang kubur ahir persinggahanmu
Dalam ketakutan raungan suara malaikat “Munkar-Nankir”

dilarang copy paste bung...!!!


Sajak Bernyanyi

Mei 8, 2008

Sudah ku ambil setengah nyawa
Setengah pula telah kucuri imajinasi
Tapi tetap tak dapat melengkapi
Keadaan kosong sajak yang bernyanyi

Sebab dadaku kering kerontang
Maka kubasuh kata dari langit
Hingga berlumur kalimat berceloteh
Tapi entah…???
Sajak itu tetap bernyayi tak bertutur

Kufikir sesak seakan penat jemu
Tak bersisa ruang tempat berhayal
Sekalipun aku berkelana susuri benakku
Hanya akan tampak Seperti pagi
Di pelupuk senja
Dan tetap saja sajak itu terus bernyanyi

dilarang copy paste bung...!!!


Kulukis Senja

Mei 8, 2008

Kupakai cakrawala untuk menggambar sore itu
Lalu kubingkai segi empat persegi
Meski habis warna cakrawala untuk melukis
Tetap saja tak mampu mengnungkap kelam hati
Tak cukup kuberlabuh di tepi kenangan

Telah kusapa dedaunan pantai bergoyang
Dan kulambai pada tiup angin melintas
Namun hanya ada merah jingga kian merona jiwa

Hingga gelap bermain dengan bintang
Dan masih saja kulukis senja kelabu

dilarang copy paste bung...!!!


Rinduku

Mei 8, 2008

Rinduku kadang senyap sepi dalam bayang
Meremasku hangat kurasakan dekap
Isyaratku sampaikan lirih suara malam
Layangkan satu surat hati bersama hening
Apakah ada disana kerinduan juga membara bagai api
Layaknya dua sisi berlainan menyatu jiwa
Mungkin dalam mimpi semata kan hapuskan kerinduan
Dibalik pertemuan semu namun indah abadi

dilarang copy paste bung...!!!


Baru Saja Aku Bilang Cinta

Mei 8, 2008

Baru saja aku bilang “cinta”
Lagakmu acuh seperti paling agung
Menghindar merasa kau kuasa
Padahal sadar kau takut “jatuh cinta”
Dan lebih kau pilih diam tak mau tahu
Tak bersapa saat persimpangan mata

Belum lagi aku bilang “nikah”
Seperti apa lagakmu nanti
Mungkin kau akan bersembunyi
Di bawah rerumputan liar
Mungkin pula teriakmu tak bersuara
Atau mungkin kau akan gantung diri

Ach…
Harusnya kau tahu
tak benar2 ku ucap kata “cinta” itu
apalagi “nikah” ..???
hanya kau yang terlalu besar hati
terlalu merasa paling “cantik”

dilarang copy paste bung...!!!