puisi Dan Syair
Tegarlah !
Bangun engkau setelah sekian malam berjelaga Pagi berulang bimbang hati tak karuan Sembab mata pedih masih sisa air sedih Deretan pendapat teman, petuah dan kisah orang Tak jua usir senyap pengap engkau rasa Justru benak terpojok situasi serba salah Bingung dilema kehendak mesti bagaimana Lelah pasrah beban berat semakin Tapi juga hati bicara engkau sebenarnya […]
More Articles
Kolam iblis
Gelap semalam ada yang tenggelam dalam kolam iblis Karena dia kehilangan nasehat Mungkin dia putus asa, atau ? Dia ingin tahu bagaimana berenang dengan iblis dalam kolam Bisa juga … Dibalik suara lain dia juga mengungkap : ” Ingin kuretas rencana Tuhan “ Setelah itu, dia akan bangun dinding penghalang Apa dia sedang mengigau ? […]
Cinta yang bagaimana ?
CINTA yang bagaimana yang engkau inginkan aku untuk melakukan itu padamu …?? Apakah CINTA yang mengajarkan tentang kearifan dan kebaikan, sebagaimana ibunda terhadap buah hatinya yang selalu mengajarkan kebajikan.. Apakah CINTA yang selalu teriring langkah keihlasan dan ketulusan, mencintai sepenuh dan sesungguh hati.. Apakah CINTA yang yang sederhana, menerima keadaanmu apa adanya, mencintaimu dengan adanya […]
Bidadari – bidadariku
:Ali Zaenal Albar Bidadari-bidadari hari ini tertaut pandangannya pada danau kebebasan dan persamaan. hal baru seru mereka. dari kahyangn kemuliaan, biasan kilau danau menyilalukan mata mereka. entah hanya fatamorgana entah realita. tanpa izin rasio, mereka mencoba membuktikanny dengan turun langsung ke bumi. berkas cahaya warna-warni padu-pelangi mengiringi segenap kepakan selendang kemuliaan mereka. sesampainya di danau […]
Ku pahat wajah Tuhan
:Ali Zaenal Albar Di belakang rumah kayu beratapkan welit, seorang pemahat dudk termangu demi melihat sebatang kayu yang akan di garapnya. pemahat mulai memikirkan pola apa yang akan di garapnya. sesaat pemahat memandangi langit yang begitu indah, “karya yang begitu indah” suara hati meneduhkan jiwanya. “MAHAKARYA, ya aku ingin membuat relif agung, dan objeknya […]
Tuhan Main Gila
:Ali Zaenal Albar ” Tuhan tuh minta di deketin…” Entah apa yang tersirat dalAm tu kalimat… Bukannya Tuhan itu dekat? teramat malah! bahkan lebih dekat dari urat nadi kita sendiri…! Entahlah… tetapi sekarang yang kurasakan, setiap kali ku coba tuk berpaling dan menggantiNYA dengan yang lain, seakan ada wajah TUHAN samar-samar terus membayang. Seakan ingin […]
Njeporo-Ku
:Ali Zaenal Albar beberapa orang boleh tuli, sebagian manusia boleh buta, dan mereka pun, manusia, boleh mati rasa, tapi hati nurani nun suci ribuan kali berlipat ganda kepekaannya dalam menangkap fenomena yang menggetarkan alam ruh… Ricuh, gaduh, dan bising. Bumi kartini begitu tinggi frekwensi sumbang laku penduduknya, kaum kartini termakan propaganda makna emansipasi. Yang pada […]
Kosong
:Ali Zaenal Albar KOSONG. kini semua berubah dan kembali seperti semula, KOSONG. setelah ku meraba dan merasakan betapa kasar dan tajamnya kebun-berduri problematika manusia dewasa ini, dan setelah ku bekali tangan dan setiap inci dari kulitku dengan secarik pengetahuan dan pengalaman minim, ku ingin meratakannya dengan godam besi TEKADku. KOSONG. seakan semua kembali seperti semuala. […]
Bagaimana Dengan Bidadari
Hak cipta tulisan ini ada pada alamat blog Baiquni.net Lelaki itu berdiri di depanku. “Bagaimana dengan bidadari?” tanyanya membuka kata. Aku terhenyak, baru-baru datang dalam ruang tanpa dimensi, dia malah bertanya itu. Aku diam tak menjawab pertanyaannya. Bagiku, jawaban atas pertanyaan itu bukanlah sekarang, ketika akupun belum dapat menentukan sosok bidadari itu. “Mengapa diam?” desaknya. […]








